Lebih dari 20 UMKM Borneo Istimewa Hadiri Rabbani Khatulistiwa 2026, Dua Produk Lolos Jadi Finalis Unggulan

  • Jun 19, 2026
  • Borneo Istimewa

PONTIANAK, BORNIS – Lebih dari 20 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari komunitas Borneo Istimewa turut hadir dalam kegiatan Rabbani Khatulistiwa 2026 yang berlangsung di Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak, Kamis (18/6/2026).

Rombongan Borneo Istimewa pada kesempatan tersebut dipimpin oleh Gusdar, yang hadir mewakili CEO Borneo Istimewa untuk memenuhi undangan resmi dari Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat. Kehadiran puluhan pelaku usaha ini menjadi salah satu bentuk partisipasi aktif komunitas UMKM lokal dalam mendukung program penguatan ekonomi syariah yang digagas oleh BI Kalbar.

Rabbani Khatulistiwa 2026 sendiri merupakan program tahunan Bank Indonesia Kalbar yang dirancang untuk memperkuat ekosistem halal dan meningkatkan literasi ekonomi syariah di Kalimantan Barat. Program ini menghadirkan sejumlah agenda, mulai dari pameran produk pelaku usaha syariah, layanan sertifikasi halal, forum diskusi, hingga proses kurasi untuk menjaring produk-produk UMKM unggulan dari berbagai daerah di Kalbar.

Dari puluhan UMKM Borneo Istimewa yang berpartisipasi, dua orang anggotanya berhasil mencatatkan capaian membanggakan setelah terpilih sebagai finalis produk unggulan terbaik melalui proses kurasi yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.

Salah satu anggota Borneo Istimewa, Mila, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. "Saya bangga produk saya terpilih menjadi produk unggulan terbaik dalam kegiatan kurasi yang diselenggarakan BI," ujarnya.

Keterlibatan UMKM Borneo Istimewa dalam Rabbani Khatulistiwa 2026 diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi pelaku usaha lokal lainnya untuk terus meningkatkan kualitas produk serta memperluas akses pasar, sejalan dengan upaya Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah dan pemberdayaan UMKM di daerah.