Wali Kota Pontianak Dukung TIM Desain Pengembangan Kawasan Sungai Jawi

  • Jun 10, 2026
  • Borneo Istimewa

Pontianak, 10 Juni 2026 – Tim Desain Kawasan Sungai Jawi melakukan audiensi dengan Wali Kota Pontianak pada Rabu (10/6/2026) pukul 14.00 WIB di ruang kerja Wali Kota Pontianak. Pertemuan tersebut membahas konsep dan gagasan pengembangan Kawasan Sungai Jawi sebagai salah satu kawasan strategis yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat aktivitas ekonomi, sosial, budaya, dan pariwisata di Kota Pontianak.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (KUMDAG) Kota Pontianak serta Camat Pontianak Kota. Kehadiran berbagai unsur pemerintah daerah tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Pontianak dalam mendorong revitalisasi kawasan Sungai Jawi agar menjadi kawasan yang lebih tertata, produktif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Desain Kawasan Sungai Jawi memaparkan sejumlah gagasan dan konsep pengembangan kawasan yang berorientasi pada peningkatan kualitas lingkungan, penguatan ekonomi masyarakat, pemberdayaan usaha mikro dan kecil, serta pengembangan ruang publik yang nyaman dan representatif. Konsep yang ditawarkan juga menempatkan Sungai Jawi sebagai salah satu ikon pengembangan kawasan tepian sungai yang dapat mendukung daya tarik wisata Kota Pontianak.

Wali Kota Pontianak menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kerja keras Tim Desain Kawasan Sungai Jawi dalam menyusun konsep pengembangan kawasan tersebut. Menurutnya, gagasan yang disampaikan memiliki nilai strategis dan sejalan dengan arah pembangunan Kota Pontianak yang berkelanjutan serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Pontianak menyatakan dukungan penuh terhadap usulan dan gagasan yang telah dipresentasikan oleh tim desain. Beliau menilai bahwa revitalisasi Kawasan Sungai Jawi memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kawasan unggulan yang mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat identitas kota yang berbasis pada budaya sungai.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Wali Kota meminta Tim Desain Kawasan Sungai Jawi untuk menyempurnakan konsep yang telah disusun ke dalam bentuk proposal komprehensif yang dilengkapi dengan denah kawasan, site plan, serta tahapan pelaksanaan pembangunan. Dokumen tersebut diharapkan menjadi dasar perencanaan teknis dan penganggaran sehingga program revitalisasi kawasan dapat direalisasikan secara bertahap dan terukur.

Lebih lanjut, Wali Kota juga menyampaikan komitmennya untuk mendorong agar program pengembangan Kawasan Sungai Jawi dapat diakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pontianak Tahun Anggaran 2027. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kota Pontianak menempatkan revitalisasi kawasan Sungai Jawi sebagai salah satu program prioritas pembangunan daerah pada masa mendatang.

Selain dukungan dari pemerintah daerah, Wali Kota juga menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan revitalisasi kawasan tersebut. Untuk itu, beliau mengajak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta perusahaan-perusahaan besar yang berada di sekitar kawasan Sungai Jawi untuk turut berpartisipasi dan berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) maupun bentuk dukungan lainnya.

Menurut Wali Kota, keterlibatan dunia usaha akan mempercepat proses penataan kawasan sekaligus menciptakan rasa memiliki bersama terhadap pembangunan Kota Pontianak. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan sektor swasta, revitalisasi Sungai Jawi diyakini dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Kepala Dinas KUMDAG Kota Pontianak turut menyatakan dukungannya terhadap rencana pengembangan tersebut, khususnya dalam mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat dan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah di kawasan Sungai Jawi. Sementara itu, Camat Pontianak Barat menilai bahwa revitalisasi kawasan ini akan memberikan dampak positif terhadap kualitas lingkungan sekaligus meningkatkan daya tarik wilayah sebagai pusat kegiatan masyarakat.

Adapun Tim Desain Kawasan Sungai Jawi terdiri dari:

  1. Syarif Usmulyani Alqadrie

  2. Dr. Uray Fery Andi

  3. Dr. Dedi Herdiansyah, S.E., M.Si.

  4. Drs. Zulkifli, S.E., M.Bus.

  5. Syarif Nurfahri Barakbah, S.ST.

  6. Edi Suprianto, S.E.

  7. Agus Darwono

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam upaya mewujudkan Kawasan Sungai Jawi sebagai kawasan yang modern, tertata, produktif, dan berdaya saing. Dengan dukungan penuh dari Wali Kota Pontianak serta komitmen untuk memasukkan program ini ke dalam APBD Tahun 2027, diharapkan revitalisasi Sungai Jawi dapat segera diwujudkan dan menjadi salah satu contoh sukses pengembangan kawasan berbasis potensi lokal di Kota Pontianak.