Transformasi Digital: Sungai Jawi Luar Siap Jadi Smart Kelurahan di Pontianak
- Apr 21, 2026
- Edi Suprianto
Pontianak, 21 April 2026 – Di tengah dorongan percepatan transformasi digital di tingkat pemerintahan paling bawah, Kelurahan Sungai Jawi Luar muncul sebagai kandidat terkuat untuk menjadi role model implementasi Smart Kelurahan di Kota Pontianak.
Penilaian ini disampaikan oleh Ketua Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Borneo Istimewa, Edi Suprianto, yang menilai kesiapan Sungai Jawi Luar bukan sekadar wacana, melainkan sudah terlihat nyata di lapangan.
“Kami tidak bicara konsep, tapi pengalaman langsung. Saat kami turun memberikan pelatihan dan sosialisasi kepada warga dan UMKM, fasilitas yang tersedia di Sungai Jawi Luar benar-benar mendukung transformasi digital,” tegasnya.
Lompatan Nyata di Tingkat Kelurahan
Di saat banyak wilayah masih berkutat pada keterbatasan fasilitas, Sungai Jawi Luar justru menunjukkan lompatan signifikan. Aula kelurahan yang representatif dipadukan dengan perangkat digital modern seperti Papan Interaktif Digital (Interactive Flat Panel/IFP) menjadi bukti kesiapan infrastruktur.
Fasilitas ini bukan hanya pelengkap, tetapi menjadi alat utama dalam mengubah cara masyarakat belajar, berinteraksi, dan mengakses informasi.
“Di sejumlah kelurahan lain tempat kami berkegiatan, fasilitas seperti ini belum tersedia. Di Sungai Jawi Luar, semuanya sudah siap dan berjalan,” ungkap Edi.
Dukungan Nyata dan Apresiasi
Selain menyoroti kesiapan fasilitas, Edi juga menyampaikan apresiasi kepada pihak kelurahan yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Lurah Sungai Jawi Luar, Ibu Ade Marheni yang telah meminjamkan aula dan berbagai fasilitas kegiatan kepada KIM Borneo Istimewa secara gratis. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi kami dalam menjalankan program bersama masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keterbukaan dan dukungan dari pihak kelurahan menjadi faktor penting dalam mempercepat ekosistem kolaborasi antara pemerintah dan komunitas.
Dari Pelayanan ke Pemberdayaan
Konsep Smart Kelurahan tidak hanya berhenti pada digitalisasi administrasi, tetapi juga menyasar pemberdayaan masyarakat. Di Sungai Jawi Luar, pendekatan ini mulai terlihat melalui kegiatan pelatihan, sosialisasi, hingga pendampingan UMKM berbasis teknologi.
Lingkungan yang adaptif terhadap teknologi menjadi modal penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan kompetitif di era digital.
Tantangan bagi Kelurahan Lain
Keunggulan Sungai Jawi Luar secara tidak langsung menjadi cermin bagi kelurahan lain di Pontianak. Ketimpangan fasilitas dan kesiapan digital masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan jika ingin mengejar standar yang sama.
Momentum ini juga menjadi sinyal kuat bahwa transformasi digital di tingkat kelurahan tidak lagi bisa ditunda.
Menuju Standar Baru Pelayanan Publik
Dengan kombinasi infrastruktur modern, dukungan aparatur, dan keterlibatan aktif masyarakat, Sungai Jawi Luar dinilai berada di jalur yang tepat untuk menjadi standar baru dalam pelayanan publik berbasis digital.
Jika konsistensi ini terus dijaga, bukan tidak mungkin Sungai Jawi Luar akan menjadi rujukan nasional dalam implementasi Smart Kelurahan. (.ed)