Untung Ada Bank Kalbar, Komunitas UMKM Borneo Istimewa Bisa Ikut Pontianak Expo 2025
- Oct 29, 2025
- Edi Suprianto
Pontianak, 23 Oktober 2025 – Kemeriahan Pontianak Expo 2025 yang digelar di Pontianak Convention Center (PCC) mulai tanggal 23 hingga 29 Oktober 2025 menjadi momentum penting bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Barat untuk menunjukkan potensi dan kreativitasnya di kancah internasional.
Tahun ini, Komunitas UMKM Borneo Istimewa turut berpartisipasi dalam event bergengsi tersebut. Kehadiran komunitas ini tak lepas dari dukungan penuh Bank Kalbar, yang membantu dalam pembiayaan serta pendampingan administrasi agar para pelaku UMKM bisa tampil di ajang besar yang juga diikuti oleh negara jiran seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.
Ketua Komunitas UMKM Borneo Istimewa, Edi Suprianto, SE, mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan Bank Kalbar yang membuat para pelaku UMKM binaannya dapat ikut serta dalam kegiatan berskala internasional tersebut.
“Untung ada Bank Kalbar. Dukungan mereka bukan hanya dari sisi finansial, tetapi juga motivasi dan pembinaan yang berkelanjutan. Ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus tumbuh dan memperluas jaringan usaha,” ujar Edi.
Pimpinan Bank Kalbar KCU Pontianak, Bapak Edi Kusnadi, menyampaikan bahwa partisipasi Bank Kalbar dalam Pontianak Expo 2025 merupakan bagian dari komitmen mereka untuk mendorong kemajuan ekonomi lokal.
“Bank Kalbar akan terus hadir mendukung UMKM agar bisa naik kelas. Kami percaya, UMKM yang kuat akan memperkuat ekonomi daerah dan menyejahterakan masyarakat,” jelasnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Pontianak, Bapak Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa Pontianak Expo menjadi momentum penting untuk menggerakkan roda perekonomian daerah di tengah persaingan global.
“Kita ingin Pontianak Expo bukan sekadar etalase produk, tetapi tempat transaksi, interaksi, dan inovasi. Di sini pelaku usaha bisa belajar, berjejaring, dan mendapatkan peluang baru,” katanya.
Pontianak Expo 2025 menampilkan ratusan stan dari berbagai sektor, termasuk produk unggulan daerah, ekonomi kreatif, serta inovasi teknologi. Kehadiran peserta dari negara tetangga juga memberikan peluang kerja sama lintas batas yang bisa memperluas pasar UMKM Kalimantan Barat ke tingkat internasional.