Koperasi Kelurahan Merah Putih Pal Lima Lengkapi Izin, Warga Dorong Segera Beroperasi

  • Dec 12, 2025
  • Edi Suprianto

 

Pontianak Barat, 10 Desember 2025 — Upaya pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pal Lima memasuki tahap penting setelah seluruh perizinan dinyatakan lengkap. Kini, masyarakat setempat mendorong koperasi tersebut untuk segera beroperasi demi menghadirkan layanan ekonomi yang inklusif dan transparan bagi warga Pal Lima.

Dorongan tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Koperasi Kelurahan Merah Putih Pal Lima, yang digelar di aula Kantor Lurah Pal Lima, Jalan Husein Hamzah, Rabu (10/12) pukul 13.00 WIB. Acara ini turut menghadirkan KIM Borneo Istimewa, yang mendapatkan undangan resmi sebagai lembaga informasi masyarakat.

Rencana Usaha Koperasi Dipaparkan

Dalam pemaparannya, Ketua KKMP Pal Lima Bpk Deni H. Setiawan menjelaskan sejumlah rencana kegiatan usaha koperasi, termasuk rencana pembangunan gerai resmi yang akan berlokasi di Jalan Bukit Batu, tepatnya di sebelah Gang Waris. Gerai tersebut akan menjadi pusat layanan anggota dan titik distribusi berbagai kebutuhan pokok.

Namun, masyarakat menilai bahwa koperasi tidak perlu menunggu gerai fisik selesai untuk mulai beraktivitas.

Usulan: Operasional Dipercepat, Anggota Mulai Didaftarkan

Ketua KIM Borneo Istimewa, Edi Suprianto, mengusulkan agar KKMP Pal Lima segera beroperasi tanpa harus menunggu gerai berdiri. Menurutnya, langkah paling penting saat ini adalah:

  1. Membuka pendaftaran anggota bagi warga Kelurahan Pal Lima.

  2. Melakukan pemetaan potensi pasar di wilayah Pal Lima agar kegiatan usaha koperasi tepat sasaran.

“Inklusivitas harus menjadi fondasi. Koperasi ini harus milik warga, dari warga, dan untuk warga. Yang paling mendesak adalah memastikan warga bisa menjadi anggota terlebih dahulu,” jelas Edi.

Fokus Awal: Penuhi Kebutuhan Dasar Warga

Edi juga menekankan bahwa prioritas usaha KKMP pada tahap awal sebaiknya diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar anggota, termasuk:

  • Beras kualitas baik dengan harga terjangkau

  • Elpiji 3 kg

  • Aneka kebutuhan pangan pokok lain yang sering langka di wilayah Pal Lima

Menurutnya, penyediaan kebutuhan pokok yang stabil akan memperkuat manfaat langsung koperasi bagi anggotanya, sekaligus membangun kepercayaan publik.

Masyarakat Minta Transparansi dan Keterbukaan

Warga yang hadir dalam sosialisasi menilai koperasi ini harus menjadi wadah ekonomi yang transparan, inklusif, dan mudah diakses. Mereka berharap KKMP tidak hanya berorientasi pada usaha, tetapi juga menjadi lembaga pemberdayaan yang menyentuh kebutuhan harian masyarakat.

Dengan seluruh legalitas yang telah terpenuhi, kepercayaan publik kini berada pada tahap krusial. Langkah percepatan operasional dianggap penting untuk menjaga momentum dan meningkatkan partisipasi warga. (.ed)