Kisah Sukses Kegiatan Operasi Pasar, UMKM : "Barang Dagangan Ludes Di Borong"

  • Dec 19, 2024
  • Edi Suprianto

Pontianak – Kegiatan Operasi Pasar atau Bazaar Murah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Pontianak pada tanggal 9 hingga 16 Desember 2024 berhasil mencatatkan kisah sukses, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu vendor yang menuai keberhasilan besar adalah Ibu Wulan, anggota dari PT. Borneo Istimewa, yang seluruh barang dagangannya ludes diborong oleh masyarakat.

Bertempat di halaman kantor-kantor kecamatan se-Kota Pontianak, acara yang berlangsung setiap pukul 08.00 hingga 13.00 ini tidak hanya menjadi sarana distribusi sembako murah bagi warga, tetapi juga panggung emas bagi UMKM lokal untuk memasarkan produk mereka.

Peran Aktif UMKM Lokal

Ibu Wulan, salah satu peserta bazaar, memanfaatkan momentum ini dengan membawa berbagai produk unggulannya, seperti keripik singkong, kerupuk udang, dan kue kering tradisional. Dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang terjaga, produk-produk Ibu Wulan menjadi favorit para pengunjung. "Alhamdulillah, dagangan saya habis lebih cepat dari yang saya bayangkan. Masyarakat sangat antusias, bahkan ada yang membeli untuk stok liburan," ujar Ibu Wulan dengan senyum sumringah.

Keikutsertaan UMKM seperti Ibu Wulan dalam operasi pasar ini difasilitasi oleh PT. Borneo Istimewa, salah satu mitra strategis Pemkot Pontianak. Dengan pengelolaan yang profesional, PT. Borneo Istimewa terus mendorong anggotanya untuk memanfaatkan setiap peluang, termasuk kegiatan ini, sebagai wadah promosi dan peningkatan omzet.

Dukungan Pemerintah

Dalam acara pembukaan pada 9 Desember 2024, Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak, Bapak Edi Suryanto, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi UMKM dalam mendukung stabilitas ekonomi masyarakat. "Kegiatan seperti ini bukan hanya upaya mengendalikan inflasi, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk terus tumbuh dan berkembang. Saya berharap kolaborasi seperti ini dapat diteruskan di masa mendatang," kata Bapak Edi Suryanto di sela-sela kunjungannya.

Antusiasme masyarakat terhadap operasi pasar sangat tinggi. Tanpa syarat khusus, siapa pun dapat membeli sembako murah dan produk UMKM dengan harga bersaing. Hal ini tidak hanya meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal.

Potensi Berkelanjutan

Kesuksesan ini memberikan pelajaran penting tentang sinergi antara pemerintah, swasta, dan UMKM dalam menciptakan dampak ekonomi positif. "Kami berharap momentum ini terus berlanjut, baik dalam bentuk bazaar maupun program pendampingan UMKM lainnya," ujar Ibu Wulan menutup percakapan.

Dengan kisah sukses seperti ini, Operasi Pasar di Kota Pontianak tidak hanya menjadi acara sementara, tetapi juga inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan ekosistem yang memberdayakan pelaku usaha kecil dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas. (.ed)