Gebyar UMKM Pontianak 2025 : Komunitas Borneo Istimewa Bergembira, Dukungan Bank Kalbar Tumbuhkan Pemasaran Produk Lokal

  • Dec 08, 2025
  • Edi Suprianto

Pontianak, Kalimantan Barat – Semangat kewirausahaan lokal membara dalam acara Gebyar UMKM bertajuk “Promosi dan Pemasaran Produk Lokal” yang berlangsung meriah di area parkir Ayani Megamal Pontianak, sejak tanggal 3 hingga 7 Desember 2025. Acara ini berhasil menarik perhatian publik dan diikuti oleh lebih dari 194 stand usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai sektor.

Salah satu peserta yang paling menonjol adalah Komunitas UMKM Borneo Istimewa, yang kehadirannya melalui program Inkubator Bisnis Digital difasilitasi penuh dengan mendapatkan stand bazar gratis berkat dukungan dari Bank Kalbar. Inisiatif Bank Kalbar ini menjadi angin segar bagi para pelaku usaha kecil untuk memamerkan produk mereka tanpa terbebani biaya sewa tempat.

Aneka Produk Lokal yang Menggugah Selera

Stand Komunitas Borneo Istimewa menyajikan beragam produk unggulan yang mencerminkan kekayaan kuliner dan kerajinan lokal. Mulai dari aneka makanan olahan dalam kemasan yang siap dibawa pulang, kopi khas Kalimantan dengan cita rasa autentik, hingga jajanan tradisional yang tak lekang oleh waktu. Kehadiran variasi produk ini sukses menarik perhatian pengunjung yang mencari oleh-oleh atau camilan khas.

"Dukungan Bank Kalbar dengan menyediakan stand gratis sangat berarti. Kami jadi lebih fokus pada promosi dan edukasi produk ke masyarakat. Antusiasme pengunjung luar biasa, ini membuktikan produk lokal kita punya daya saing," ujar salah satu anggota Komunitas UMKM Borneo Istimewa.

Kunjungan dan Apresiasi dari Walikota

Keberadaan Komunitas UMKM Borneo Istimewa semakin diperkuat dengan kunjungan langsung dari tokoh penting Kota Pontianak. Walikota Pontianak, Bapak Edi Rusdi Kamtono, didampingi oleh Ibu Yenita Arbiastuti selaku Ketua Dekranasda dan PKK Kota Pontianak, secara khusus singgah di stand UMKM binaan Bank Kalbar tersebut.

Walikota Edi Rusdi Kamtono menyampaikan pentingnya acara promosi ini bagi pengembangan UMKM di Pontianak.

“Tujuannya adalah mendorong UMKM untuk berinovasi serta meningkatkan standar kualitas, kemasan dan daya saing produk agar mampu memenuhi selera pasar domestik maupun regional,” tegas Walikota.

Kunjungan ini dilakukan tidak hanya saat awal pembukaan acara, tetapi juga pada penutupan Gebyar UMKM. Kehadiran dan apresiasi dari pemimpin daerah ini menjadi simbol dukungan nyata pemerintah terhadap keberlangsungan dan perkembangan UMKM lokal, sekaligus menaikkan moral serta kredibilitas produk yang dipamerkan.

Sinergi UMKM dan Perbankan Dorong Ekonomi

Partisipasi Komunitas UMKM Borneo Istimewa di Gebyar UMKM Pontianak ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pelaku usaha mikro dan lembaga perbankan daerah. Dengan total lebih dari 194 stand, acara ini berhasil menciptakan ekosistem promosi yang efektif, memungkinkan UMKM untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan transaksi bisnis.

Diharapkan, kesuksesan acara ini akan menjadi momentum bagi UMKM di Pontianak untuk terus berinovasi dan memanfaatkan peluang pemasaran, didukung oleh fasilitas dan kemitraan strategis seperti yang ditawarkan oleh Bank Kalbar. (.ed)